Bermain perosotan anak memang menjadi permainan yang paling banyak digemari anak-anak dari dulu hingga sekarang. Meskipun sudah berada di zaman modern, ternyata permainan perosotan ini masih banyak diminati karena perosotan memberikan tantangan adrenalin bagi anak-anak. Namun para orangtua harus memastikan dari segi keamanannya ketika sedang bermain.

https://happyplayindonesia.com/

Tips Aman Saat Bermain Perosotan Anak

Supaya terhindar dari bahaya atau cedera selama bermain perosotan anak, maka orangtua harus memperhatikan keamanannya seperti berikut ini:

  1. Perosotan Harus Berada di Lokasi yang Aman

Hal yang perlu diperhatikan yaitu bahwa perosotan yang digunakan untuk anak bermain berada pada lokasi yang aman, yaitu di atas tanah. Sebaiknya hindari perosotan di atas aspal, karena hal ini dapat beresiko mengalami cedera yang berat ketika anak mengalami kecelakaan. Lebih amannya lagi apabila perosotan berdiri di atas lantai tertutup karet. Dengan hal ini maka kaki yang terbentur alas tidak akan mengalami cidera.

  1. Menjaga di bawah Perosotan

Langkah aman selanjutnya yang perlu diperhatikan yaitu dengan menjaga di bawah perosotan supaya Anda dapat menyambut anak ketika mendarat. Hal ini pun juga dapat menjadi sarana supaya anak menjadi pemberani. Terlebih lagi bagi si kecil yang baru pertama kali bermain perosotan.

  1. Bimbing Tangan Anak

Supaya anak bisa memahami bagaimana keamanan selama bermain perosotan anak, maka Anda dapat memberikan bimbingan dengan meletakkan tangan anak di bagian tepi perosotan. Hal ini bisa membantu keseimbangan anak. Melalui cara inilah maka anak bisa merasakan keamanan ketika meluncur.

Selain itu juga dapat bergerak dengan bebas. Lakukan cara ini secara berulang-ulang supaya anak merasa lebih yakin.

  1. Anak Harus Dapat Duduk Tegak

Syarat anak ketika bermain perosotan yaitu dapat duduk dengan tegak ketika anak belum bisa duduk dengan tegak, maka keseimbangan tubuhnya memang belum sempurna. Apabila dipaksakan bermain perosotan, tentunya beresiko terhadap kepalanya yaitu mengalami benturan ketika meluncur.

Biasanya anak yang sudah berusia 2 tahun sudah dapat bermain perosotan. Namun usia dibawah 2 tahun sebaiknya orangtua memeganginya ketika meluncur.

Bermain memang menjadi kebutuhan semua anak karena dengan bermain inilah anak bisa memperoleh berbagai pengalaman yang baru, mengembangkan imajinasi dan motorik. Selain itu anak-anak juga dapat menciptakan kenangan yang lebih menyenangkan.Semakin banyak teman yang dijumpai, maka akan membuat anak terbiasa untuk bersosialisasi. Meskipun demikian, para orangtua wajib memperhatikan si kecil supaya bahaya tidak mengancamnya.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *